SMPN 1 Ngimbang Ajak Siswa Stop Gratifikasi dan Bangun Integritas
Lamongan – Dalam momentum Hari Guru Nasional (HGN) 2025, SMPN 1 Ngimbang mengampanyekan gerakan “Stop Gratifikasi, Bangun Integritas” kepada seluruh siswa dan warga sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan karakter dan nilai keteladanan yang sejalan dengan semangat HGN untuk membangun insan pendidikan yang berintegritas, jujur, dan bebas dari praktik korupsi. (23/11/25)
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa gratifikasi merupakan
pemberian sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara yang
berhubungan dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajibannya. Gratifikasi
dapat berupa uang, bingkisan, hadiah, hiburan, maupun janji proyek yang dapat
menimbulkan konflik kepentingan.
Pihak sekolah menegaskan bahwa gratifikasi membawa dampak negatif,
seperti memicu korupsi, menurunkan kinerja serta integritas, dan merusak citra
serta kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan.
Kepala SMPN 1 Ngimbang, Zaenuri, S.Pd, M.Pd, menekankan bahwa Hari
Guru Nasional menjadi momen penting untuk menegaskan komitmen para pendidik
dalam menolak segala bentuk gratifikasi. “Integritas adalah pondasi utama dalam
membentuk karakter generasi muda. Di momentum Hari Guru Nasional ini, para
pendidik harus menjadi teladan dalam menolak gratifikasi dan menjaga
profesionalitas. Dengan begitu, siswa akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat,
jujur, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Melalui kampanye ini, SMPN 1 Ngimbang berharap seluruh siswa
memiliki pemahaman yang benar mengenai bahaya gratifikasi serta mampu
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari pembentukan
karakter bangsa.
Informasi resmi mengenai kegiatan sekolah dapat diakses melalui
situs www.smpn1ngimbang.com
